Mengenal GMF (Genetically Modified Food)

Genetically Modified Organism merupakan proses perubahan genetik suatu organisme dengan teknik rekayasa genetik melalui penggunaan bioteknologi modern. GMO sendiri dapat diterapkan pada seluruh organisme yang ada seperti hewan, tumbuhan, bahkan manusia. Namun yang paling banyak diperbincangkan adalah GMF (Genetically Modified Food), yaitu perubahan genetik yang dilakukan pada bahan makanan yang biasa kita konsumsi. Masyarakat berpikir bahwa bahan makanan yang telah dimodifikasi gen nya akan berakibat buruk bagi kesehatan kita. Berdasarkan berbagai penelitian, pernyataan ini terbukti salah.

Tujuan utama dari GMF adalah membentuk bahan makanan dengan sifat yang lebih tinggi, misalnya kandungan nutrisi yang lebih baik. Selain itu kita juga dapat menciptakan bahan makanan yang ideal, seperti tanaman dengan buah yang manis, batang yang pendek sehingga mudah dijangkau, dan jangka waktu panen yang singkat. Secara tradisional kita dapat membuat tanaman tumbuh sesuai dengan keinginan kita melalui proses penyilangan. Namun proses tersebut membutuhkan waktu yang lama dan kurang akurat hasilnya. Sedangkan teknik GMO menjanjikan hasil yang cepat dan akurat.

GMF tidak hanya memberi manfaat bagi konsumen, tapi juga pelaku industri makanan. Berdasarkan salah satu penelitian yang dipublikasikan di Canadian Journal of Zoology, perkembangan salmon GMO lebih cepat dibandingkan dengan salmon konvensional. Hal tersebut juga berdampak pada kurangnya biaya untuk pemeliharaan, sehingga teknik ini dianggap lebih menguntungkan bagi produsen makanan.

Menurut berita yang dilansir oleh CNBC News, FDA telah melegalkan perdagangan salmon GMO tanpa harus mencantumkan label GMO pada produknya. Salmon tersebut telah lulus uji lab dan lapangan dan dinyatakan aman untuk dikonsumsi. Lebih lanjut mereka menyatakan bahwa kandungan nutrisi pada salmon GMO sama dengan salmon konvensional. Di Indonesia sendiri sebagian besar bahan makanan impor merupakan hasil GMO seperti jagung, kedelai, dan beras.

 

Ditulis oleh Anggie Triana
Sumber foto: Google Search Image

Sumber lainnya:

  • http://www.cnbc.com
  • Devlin, R. H., Sundstrom, L. F., Leggatt, R. A. (2015). Assessing Ecological and Evolutionary Consequences of Growth-Accelerated Genetically Engineered Fishes. BioScience. Vol 65(7) : 685-700.

Jurnal Terbaru