Bagaimana Matcha Dapat Meningkatkan Kesehatan Anda?

Pertama dan terutama, matcha agak berbeda dengan teh hijau biasa Anda. Daun teh Matcha ditanam di tempat teduh untuk mendapatkan kandungan klorofilnya; ini juga diproses secara berbeda dari teh hijau biasa. Sementara teh hijau biasa juga dikemas dengan sejumlah unsur bermanfaat, semuanya diperkuat sepuluh kali lipat di matcha.

Berkat berbagai manfaat kesehatannya, matcha bisa dibilang merupakan jenis teh yang paling banyak diteliti dalam dekade terakhir. Dimulai sebagai minuman klasik ritual chanoyu Jepang yang menjadi makanan pokok di kafe populer dan di tempat-tempat para penggemar kesehatan.

  1. Antioksidan
    Matcha dikemas dengan banyak antioksidan yang disebut katekin, terutama EGCg yang poweful (epigallocatechin gallate) yang diyakini mampu melawan kanker.
     
  2. Dapat Membuat Anda Tetap Terjaga
    Kopi akhirnya menemukan kecocokannya. Kandungan asam amino kafein dan Ltheanine, matcha dapat membuat Anda tetap terjaga tanpa kegugupan. Matcha juga memiliki keasaman yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kopi. Selamat tinggal kegelisahan, halo kejelasan!
     
  3. Penurunan berat badan
    Sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa matcha dapat membantu meningkatkan tingkat kalori pembakaran tubuh. Matcha meningkatkan metabolisme, membakar lemak, dan hampir bebas kalori.
     
  4. Detoks
    Matcha dan kandungan klorofilnya yang tinggi memastikan penghapusan toksin dan bahan kimia berbahaya lainnya dari tubuh.
     
  5. Anti-penuaan
    Terlepas dari fakta yang jelas bahwa tingkat antioksidan yang tinggi menyebabkan pencegahan penyakit kronis, dan secara tidak sengaja anti penuaan, kita juga dapat berbicara tentang statistik. Jepang adalah konsumen nomor satu matcha, dan itu terlihat dari mereka menjadikan negaranya dengan tingkat harapan hidup tertinggi di dunia. Mengingat semua hal di atas, tak heran tren matcha telah melanda seluruh dunia.

 

Ditulis oleh Alexandra Karman
Sumber foto dari Alexander Chen

Sumber lainnya:

Jurnal Terbaru