7 alasan untuk hindari greasy food

Siapa yang bisa menahan godaan lezatnya kentang goreng, pizza, ataupun donat?. Makanan yang biasa ditemukan di restoran cepat saji ini memang memiliki rasa yang gurih yang dapat menggugah selera makan Anda. Namun, tak se-’enak’ rasanya, makanan tersebut mengandung minyak yang sangat tinggi yang dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan. Dilansir dari Healthline, berikut  alasan mengapa Anda harus menghindari ‘greasy food

  1. Dapat menyebabkan kembung, sakit perut hingga diare
    Dari semua makronutrien, lemak merupakan nutrisi yang paling sulit untuk dicerna. Makanan berminyak tinggi akan lemak sehingga dapat memperlambat pengosongan perut. Dibutuhkan waktu yang lebih panjang untuk memproses makanan tersebut, sehingga risiko kembung, sakit perut, dan diare menjadi lebih tinggi.
  2. Dapat merusak mikrobioma usus
    Bakteri baik dalam usus diketahui dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mengkonsumsi makanan tinggi lemak dapat merusak mikrobioma usus dengan meningkatkan jumlah bakteri jahat dan menurunkan jumlah bakteri baik. Perubahan ini dapat berkaitan dengan risiko obesitas serta penyakit kronis lainnya seperti jantung hingga kanker.
  3. Dapat meningkatkan berat badan dan risiko diabetes
    Kedua risiko sangat mungkin terjadi mengingat makanan berminyak memiliki lemak dan jumlah kalori yang sangat tinggi. Sudah banyak hasil studi yang menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan yang digoreng ataupun fast foods dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan dan obesitas.
  4. Dapat tingkatkan risiko penyakit jantung hingga stroke
    Dalam beberapa hasil studi, terbukti bahwa makanan yang digoreng dapat meningkatkan tekanan darah, menurunkan kolesterol baik (HDL), serta meningkatkan risiko obesitas. Seperti yang kita ketahui bersama, ketiga risiko tersebut memiliki kaitan yang erat sebagai faktor yang dapat memicu penyakit terkait jantung.
  5. Dapat tingkatkan risiko diabetes
    Hasil studi menunjukkan bahwa makanan berminyak dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dengan meningkatkan berat badan, peradangan, serta mengganggu kontrol tingkat gula darah Anda.
  6. Dapat memicu jerawat
    Sebagian besar orang sering berasumsi bahwa makanan berminyak dapat memicu munculnya jerawat. Menurut hasil studi, makanan berminyak dapat meningkatkan peradangan, mengubah ekspresi gen dan kadar hormon dalam tubuh. Hal inilah yang menjadi faktor pemicu munculnya jerawat.
  7. Dapat merusak fungsi otak
    Menurut hasil studi, faktor seperti penambahan berat badan, tekanan darah tinggi, serta sindrom metabolik yang dapat disebabkan oleh makanan berminyak berkaitan dengan adanya kerusakan struktur, jaringan, serta aktivitas otak Anda.

 

Ditulis oleh Anggie Triana
Sumber foto: Pixabay

Sumber lainnya:

Jurnal Terbaru